Gas Melon Langka, Warga Rela Berburu ke Perbatasan
Ekonomi

Gas Melon Langka, Warga Rela Berburu ke Perbatasan

Wonogiri, (wonogiri.sorot.co)--Kelangkaan gas elpiji 3 kg atau gas melon mulai dikeluhkan oleh warga di Kabupaten Wonogiri. Pasalnya, belakangan ini pasokan gas melon sempat tersendat, sehingga warga harus rela menunggu berhari-hari untuk mendapatkannya.

Dwi Lestari, warga Padukuhan Kerdukepik, Kelurahan Giripurwo, Kecamatan Wonogiri mengatakan, sejak H-4 Idul Adha warga memang kesulitan mendapatkan gas melon. Di beberapa pangkalan sempat mengalami kekosongan.

Kemarin harus menunggu 3 hari untuk mendapatkan gas. Untuk masak dan kegiatan lain saya sambung menggunakan kayu bakar,” kata Dwi Lestari, Minggu (10/09/2017).

Selain menunggu 3 hari, ia juga harus mencari gas melon hingga perbatasan Kecamatan Selogiri-Sukoharjo karena, di wilayah kota sangat sulit mendapatkan. Meskipun mengalami kelangkaan, menurutnya harga masih tetap stabil. 

Untuk di pangkalan harga gas melon dijual dengan harga Rp 15.500, sedangkan di warung-warung eceran harga bervariasi mulai dari Rp 17 ribu hingga Rp 20 ribu.

Isinya masih tetap sama tidak berkurang, dilihat dari regulatornya masih di garis penuh. Biasanya baru habis selama 2 minggu kadang lebih,” lanjutnya.

Sementara itu, Ny. Widodo pengecer di Kelurahan Wonokarto mengatakan, untuk saat ini di wilayah kota pasokan mulai stabil, pengecer pun sudah mulai lancar dalam mendapatkan gas melon. Meskipun pasokan sudah mulai lancar, namun antrian di pangkalan sangatlah banyak. Jika telat sebentar saja, pengecer tidak akan mendapat gas.

Kemarin saya sempat telat 15 menit, sampai di pangkalan sudah habis. Saya bawa lebih dari 10 tabung gas, tapi pulang hanya mendapat gas isi 1 tabung saja,” ucapnya.