Wonogiri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Paralayang Internasional
Peristiwa

Wonogiri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Paralayang Internasional

Wonogiri,(wonogiri.sorot.co)--Kejuaraan paralayang digelar di puncak Bukit Joglo yang terletak di Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kamis (14/9/2017). Kejuaraan ini diikuti oleh 84 atlet paralayang dari seluruh Indonesia hingga mancanegara.

Pemimpin Lomba Paralayang, Alfari Widyasmara mengatakan, sedikitnya ada 6 atlet internasional yang mengikuti kejuaraan ini diantaranya dari Thailand, Singapura dan India.

Tidak ada batasan usia untuk para pilot paralayang, semua usia bisa mengikuti. Untuk yang paling muda masih berusia 15 tahun, masih duduk di kelas X SMA,” kata Alfari Widyasmara saat ditemui di lokasi.

Kejuaraan nasional ini memang setiap tahun digelar. Selain untuk memperebutkan piala bergilir dan uang pembinaan dari panitia, kegiatan ini juga untuk mengukur dan mengasah kemampuan para pilot. 

Setiap pilot paralayang memiliki waktu 6 jam untuk berada di ketinggian. Selanjutnya mereka diminta untuk landing di beberapa tempat yang telah ditentukan, seperti di Waduk Mulur, Delingan, Botok, dan lokasi lainnya. Dari puncak Bukit Joglo ini, para pilot bisa terbang tinggi, untuk bisa mendapatkan jarak landing yang jauh.

Kecepatan angin yang pas untuk terbang berkisar 15 km/jam sampai 20 km/jam, selebihnya pilot tidak bisa terbang. Jika tetap terbang maka akan terlempar ke belakang, itu sangat berbahaya bagi keselamatan mereka. Untuk crew dan pilot terus meng-update kecepatan angin yang ada,” imbuhnya.

Adapun dari peserta berasal dari beberapa provinsi yakni dari DKI Jakarta, Riau, Banten, DIY, Jawa Tengah, Jawa Timur, serta atlet-atlet dari beberapa provinsi lainnya.

Pada tahun ini, Kabupaten Wonogiri beruntung menjadi tuan rumah dalam kejuaraan bertaraf Nasional maupun Internasional ini. Panitia memilih puncak Bukit Joglo sebagai tempat diselenggarakannya olahraga udara ini karena tempatnya yang sangat cocok.

Tidak semua tempat yang berada di ketinggian bisa dijadikan cross country, tetapi di Wonogiri salah satunya di puncak Bukit Joglo ini bisa dijadikan tempat menyelenggarakan olahraga udara tersebut,” lanjutnya.

Ia menambahkan, di Wonogiri merupakan tempat terbaik untuk melakukan cross country, atau bisa diartikan sebagai tempat patokan untuk diadakannya olahraga udara. Hal ini dapat menjadi salah satu alat untuk mendongkrak potensi wisata kabupaten berslogan SUKSES ini.