Banjir Genangi 18 Kecamatan di Wonogiri, Paling Parah di Pracimantoro
Peristiwa

Banjir Genangi 18 Kecamatan di Wonogiri, Paling Parah di Pracimantoro

Wonogiri,(wonogiri.sorot.co)--Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur kawasan Kabupaten Wonogiri sejak Senin (27/11) menyebabkan 18 kecamatan terdampak bencana seperti banjir dan tanah longsor. Tak hanya itu, pohon tumbang di beberapa titik tak pelak menyebabkan kerusakan bangunan hingga gangguan arus lalu lintas.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri, Bambang Haryanto mengungkapkan, berdasarkan data yang masuk bencana alam kali ini terjadi di 18 kecamatan di wilayah Wonogiri. Untuk bencana banjir, kondisi paling parah terjadi di Kecamatan Pracimantoro. Bahkan, air sempat menggenangi 13 desa di kecamatan tersebut.

"Pracimantoro merupakan kecamatan terparah. 13 desa tergenang air mulai dari ketinggian 25 cm hingga kisaran 8 meter," katanya, Rabu (29/11/2017).

Adapun desa yang tergenang air meliputi Desa Gedong, Glinggang, Trukan, Sumberagung, Banaran, Sambiroto, Jimbar, Joho, Petirsari, Pracimantoro, Suci, Sedayu dan Wonodadi. 

"Sejak semalam SAR, BPBD, BNBP, Tagana dan relawan sudah diterjunkan di lokasi banjir," imbuhnya.

Sementara itu untuk Kecamatan terdampak bencana tanah longsor diantaranya di Kecamatan Selogiri, Tirtomoyo, Karang Tengah, Manyaran, Wonogiri, Slogohimo, Batuwarno, Jatiroto, Kismantoro, Girimarto, Eromoko dan Sidoharjo. Sedangkan untuk lokasi pohon tumbang berada di Kecamatan Selogiri dan Batuwarno.

Total 250 warga terdampak (bencana). Saat ini kita sudah mengirim bantuan logistik ke sejumlah lokasi,” pungkasnya.