Satu Tersangka Akui Tak Tahu Barang yang Ia Angkut Adalah Hasil Curian
Hukum & Kriminal

Satu Tersangka Akui Tak Tahu Barang yang Ia Angkut Adalah Hasil Curian

Wonogiri,(wonogiri.sorot.co)--Dalam kasus pembalakan liar di hutan milik Perhutani RPH Cubluk, Desa Keloran, Kecamatan Selogiri ini, tersangka WD (54) yang bertugas sebagai pembeli mengaku tidak mengetahui bahwa kayu tersebut adalah hasil curian.

Menurut pengakuannya, WD membeli 29 batang kayu jenis sono keling tersebut seharga Rp 900 ribu. WD membeli kayu-kayu tersebut dari tersangka lain yang berhasil ditangkap yakni SG (27), SD (39), SY (33), SM (63) semuanya warga Wonogiri dengan menggunakan sarana mobil jenis pick up yang dikemudikan AW (31).

"Saya nggak tahu kalau kayu itu merupakan hasil curian. Kalau saya tahu, saya juga tidak akan membeli," kata WD yang merupakan residivis kasus pembunuhan ini, Senin (08/01/2018).

Menurut penuturan tersangka WD, kayu-kayu tersebut disimpan terlebih dahulu di rumahnya sebelum akhirnya dijual kembali. 

Dalam kasus ini, SG, SD, SY dan SM berperan sebagai penebang sekaligus penjual. Hingga saat ini, polisi masih melakukan pengembangan kemungkinan TKP lain yang menjadi sasaran aksi pencurian komplotan ini.

Diberitakan sebelumnya, Tim Resmob Polres Wonogiri berhasil meringkus 6 pelaku kasus penebangan pohon secara ilegal di kawasan hutan lindung RPH Cubluk BKPH Wonogiri, tepatnya di Desa Keloran, Kecamatan Selogiri, Rabu (03/01) lalu. Akibat perbuatannya, keenamnya disangkakan melanggar UU RI Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan dan terancam pidana penjara maksimal 5 tahun serta denda maksimal Rp 2,5 miliar.