Geledah Pemuda Mabuk di Belakang Terminal, Polisi Temukan Psikotropika
Hukum & Kriminal

Geledah Pemuda Mabuk di Belakang Terminal, Polisi Temukan Psikotropika

Ngadirojo,(wonogiri.sorot.co)--Dua hari melakukan razia di Kecamatan Ngadirojo, Satuan Resnarkoba Polres Wonogiri berhasil mengamankan dua pemuda yang kedapatan menggunakan psikotropika.

 

Anggota menggelar operasi selama 2 hari yakni pada Senin (08/01/2018) sekira pukul 23.00 WIB dan Selasa(09/01/2018) sekira pukul 00.30 WIB. Di hari ke-2 giat razia, polisi mendapatkan laporan dari warga, yang curiga ada seseorang yang tidak dikenal sedang mabuk di Lingkungan Dusun Kentheng, Desa Ngadirojo, Kecamatan Ngadirojo, tepatnya di belakang terminal Bus Ngadirojo.

Setelah dicek di lokasi, polisi mendapati seorang pemuda AA (22) warga Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo yang tengah asyik meneguk minuman keras. Petugas langsung melakukan penggeledahan terhadap AA dan menemukan 1 butir obat atau pil yang diduga psikotropika jenis Riklona Clonazepam yang dibawa pemuda itu.

"Saat diperiksa oleh petugas, pelaku sedang asyik minum-minuman keras. Selanjutnya dilakukan penggeledahan ditemukan 1 butir obat atau pil yang diduga psikotropika jenis Klononazepam merk Riklona yang dibungkus alumunium warna hijau," kata Kasubbag Humas Polres Wonogiri, AKP Hariyanto mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Robertho Pardede, Sabtu (13/01/2018).

Tak berhenti disitu, petugas kepolisian juga melakukan test urin yang hasilnya menyatakan bahwa AA terbukti positif menggunakan psikotropika jenis tersebut. Sementara AA berikut barang bukti diamankan di Mapolres Wonogiri. 

Polisi terus melakukan pengembangan terhadap temuan itu. Dari informasi pelaku, ia mendapatkan barang psikotropika golongan IV tersebut dari BS (21) warga Dusun Sidarjo, Desa Pokoh Kidul, Kecamatan Wonogiri.

Mendapat informasi tersebut, petugas Sat Resnarkoba Polres Wonogiri langsung melakukan penggeledahan di rumah BS pada Rabu (10/01/2018) sekira pukul 06.00 WIB. Dari tangan BS, petugas menemukan barang bukti berupa 1 buah handphone warna putih yang diakui digunakan untuk transaksi psikotropika.

"Dari hasil cek urine, keduanya positive menggunakan obat psikotropika. Selanjutnya kedua tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolres Wonogiri, guna pengembangan kasus lebih lanjut," imbuhnya.