Kena Gendam, Seorang Ibu Rumah Tangga Serahkan Uang dan Perhiasan Emas Tanpa Sadar
Hukum & Kriminal

Kena Gendam, Seorang Ibu Rumah Tangga Serahkan Uang dan Perhiasan Emas Tanpa Sadar

Pracimantoro,(wonogiri.sorot.co)--Tindak pidana penipuan bermodus gendam terjadi di Dusun Pule, Desa Gedong, Kecamatan Pracimantoro, pada Rabu (7/2). Aksi kejahatan gendam menimpa korban Tarwanti (45), yang harus kehilangan perhiasan emas seberat 28 gram dan diserahkan kepada seorang lelaki yang belum dikenalnya.

Kapolsek Pracimantoro, AKP Krisyanto, mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Robertho Pardede menyampaikan, aksi gendam terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, saat korban sedang menjemur pakaian di depan rumahnya. Sebuah mobil warna putih berhenti di depan rumahnya, dan seseorang turun kemedian menghampirinya. Sambil menjabat tangan korban, pelaku menanyakana jalan menuju Desa Sambiroto.

Korban kemudian diajak masuk ke dalam mobil dan diajak bersalaman dengan dua pelaku lain yang sudah menunggu di dalam mobil tersebut. Di dalam mobil tersebut, korban diajak bersalaman dan terus diajak bicara oleh pelaku.

Setelah diajak ngobrol panjang lebar, korban kemduian diminta untuk melucuti perhiasan yang dipakainya berupa kalung emas,” ujar AKP Krisyanto, Kamis (8/2/2018).

Tidak berhenti disitu, pelaku juga meminta korban untuk mengambil dan menyerahkan perhiasan lain dan uang yang disimpan di dalam rumah. Karena sudah dalam keadaan tidak sadar, korban pun menuruti semua permintaan pelaku. Setelah semua uang dan barang berharga disikat, para pelaku kemudian meninggalkan pelaku. 

Selang beberapa waktu, korban baru tersadar bahwa perhiasaan yang dipakainya telah raib digondol pelaku. Dia merasa syok setelah mengetahui bahwa ia menjadi korban gendam,” terang Kapolsek.

Sadar menjadi korban kejahatan gendam, korban kemudian melaporkan kejadian yang dialami ke Polsek Pracimantoro. Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan dan informasi dari beberapa saksi untuk mengungkap para pelaku.

Adapun ciri-ciri pelaku pertama yakni berperawakan tinggi besar kemduian pelaku ke dua mengunakan syal atau surban yang diikatkan di lehernya. Mereka menggukanan mobil berwarna putih. Atas kejadian itu, pihak Kapolsek menghimbau warga masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap orang yang tidak dikenal.