Bupati Wonogiri Tolak Kebijakan Impor Beras
Ekonomi

Bupati Wonogiri Tolak Kebijakan Impor Beras

Wonogiri, (wonogiri.sorot.co)--Menyusul masih tingginya harga beras hingga saat ini, Bupati Wonogiri, Joko Sutopo dengan tegas menolak kebijakan impor beras yang akan dilakukan oleh Pemerintah Pusat.

"Dari lahan pertanian 32.100 hektar cukup berpotensi untuk memenuhi kebutuhan beras, bahkan surplus untuk Kabupaten Wonogiri," jelas Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, Senin (12/02/2018).

Selain itu menurut Joko, masih banyak stok pangan dan lumbung-lumbung masih yang berada di tiap-tiap desa masih lebih dari cukup hingga datangnya panen raya, sekitar 2 atau 3 bulan kedepan. 

"Wonogiri tidak butuh beras impor karena sudah tercukupi oleh potensi lokal," tandasnya.

Joko Sutopo menambahkan, berdasarkan hasil evaluasi Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Perdagangan KUKM Perindag, sebenarnya tingginya harga beras di pasaran juga karena serapan beras yang disediakan Bulog untuk masyarakat sangat minim.

"Beras 7ton yang disediakan untuk operasi pasar, pada prakteknya hanya terserap masyarakat 421 kilogram, ini pasti ada sesuatu. Ternyata setelah diaudit kualitas beras yang disediakan untuk operasi pasar di bawah standar," ujar Bupati.

Lebih lanjut Bupati Joko Sutopo meyakini dengan kondisi nyata masih banyak stok pangan saat ini beras impor belum tembus di semua pasar tradisional setempat.

"Jika ada pihak spekulan yang kedapatan dan terbukti bermain beras impor, apalagi bermanuver harga di Wonogiri, saya akan berkoordinasi dengan kepolisian supaya ditindak tegas," pungkasnya.