TMMD Resmi Dibuka, Sasaran Fisik Utama Pengecoran Jalan Sepanjang 1000 Meter
Peristiwa

TMMD Resmi Dibuka, Sasaran Fisik Utama Pengecoran Jalan Sepanjang 1000 Meter

Baturetno,(wonogiri.sorot.co)--TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap 1 Tahun 2018 resmi dibuka di Desa Ronggojati, Kecamatan Batuwarno. Kegiatan TMMD kali ini menyasar pembangunan fisik maupun non fisik yang dimulai pada 4 April sampai 3 Mei 2018 mendatang.

Dalam laporannya, Pasiter Kapten Inf Agus Priyanto menyampaikan, kegiatan fisik diantaranya pembangunan infrastruktur pengecoran jalan sepanjang 1000 meter X lebar 2 meter x tebal 0,12 meter yang menghubungkan Dusun Gunungagung dengan kota Kecamatan Batuwarno.

Sedangkan kegiatan non fisik, yakni dilakukan penyuluhan – penyuluhan dari TNI, POLRI dan Dinas instansi terkait diantaranya, penyuluhan kewajiban WNI bela negara, penyuluhan pertanian, kamtibmas, kesehatan, KB, kerukunan umat beragama dan sertifikat pertanahan.

Sementara, Inspektur Upacara Wakil Bupati Wonogiri, Edy Santosa yang membacakan sambutan Plt Gubernur Jawa Tengah Drs H Heru Sudjatmoko menyampaikan, kekuatan dan semangat bersama untuk membangun negeri melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 101 dan Sengkuyung Tahap I Provinsi Jawa Tengah tahun 2018. Inilah bagian dari cara merawat dan mengikat kebersamaan serta kegotong royongan untuk mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan.

"Perlu kita ketahui bersama, saat ini jumlah penduduk miskin di Jawa Tengah per-bulan September 2017 sebanyak 4,197 juta jiwa atau 12.23%. Sedangkan jumlah Pengangguran Terbuka Jawa Tengah per-bulan Agustus 2017 sebesar 4,57%," jelasnya, Rabu (04/04/2018).

Untuk Indeks Pembangunan Manusia, Jawa Tengah tahun 2016 berada angka 69,98. Ini adalah pekerjaan rumah yang harus dikeroyok dan diselesaikan bersama-sama. Maka TMMD sebagai program lintas sektoral yang melibatkan TNI, Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pemerintah Daerah, serta segenap lapisan masyarakat merupakan satu langkah nyata guna mengatasi berbagai permasalahan yang kita hadapi tersebut. 

"Selain itu kegiatan TMMD juga membuka isolasi antar desa sehingga semakin meningkatkan roda perekonomian daerah, meningkatnya kesehatan lingkungan dan sanitasi di kawasan padat penduduk dan kumuh perkotaan," tambahnya.

Program TMMD juga mendapatkan dukungan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam rangka membangun karakter generasi penerus bangsa. Sinergitas Program Kementerian Dikbud RI dengan Program TMMD Tahap-I meliputi pemberantasan buta aksara, PAUD, pendidikan karakter, termasuk pendidikan keluarga pendidikan keterampilan dan pendidikan kesetaraan yang semuanya berbasis desa.