Ajak ABG Bolos Sekolah Menginap di Rumah Teman, Remaja Digelandang ke Polres
Hukum & Kriminal

Ajak ABG Bolos Sekolah Menginap di Rumah Teman, Remaja Digelandang ke Polres

Ngadirojo,(wonogiri.sorot.co)--IS, pemuda 19 tahun asal Desa Mlokomanis Kulon, Kecamatan Ngadirojo harus berurusan dengan hukum lantaran aksi nekatnya mengajak seorang ABG asal Kecamatan Wonogiri menginap di sebuah rumah diketahui tetangganya.

Bermula pada hari Selasa (10/04/2018) pagi, korban sebut saja Mawar (14) berpamitan dengan orang tuanya akan berangkat sekolah seperti biasa. Alih-alih sampai di sekolah, siswa kelas IX SMP itu justru pergi ke Pasar Pokoh.

Setibanya di Pasar Pokoh, tak berselang lama datang seorang pria yang tak lain adalah IS menghampiri korban. IS langsung memboncengkan Mawar menuju rumah temannya di Desa Jatimarto, Kecamatan Ngadirojo.

Keduanya kemudian ngobrol-ngobrol di rumah teman pelaku IS itu,” kata Kasat Reskrim Polres Wonogiri AKP Muhamad Kariri melalui Kasubbag Humas AKP Hariyanto, Kamis (12/04/201).

Hingga akhirnya sekitar pukul 13.00 WIB saat rumah tersebut dalam kondisi sepi, pelaku mengeluarkan jurus bujuk rayunya kepada korban agar ia mau diajak melakukan hubungan badan layaknya suami istri. 

Pelaku mengajak korban untuk melakukan hubungan layaknya suami istri sebanyak satu kali. Korban pun menuruti permintaan pelaku,” imbuhnya.

Tak berhenti disitu, pelaku mengajak korban untuk menginap di rumah tersebut. Hingga keesokan harinya, pada Rabu (11/04) siang sekira pukul 13.00 WIB, saat keduanya masih berada di rumah itu, datanglah tetangga korban yang membantu mencari keberadaan Mawar karena semalaman tak kunjung pulang.

Mereka (tetangga korban) membantu orang tua Mawar mencari keberadaan remaja itu,” ujarnya.

Mendapati hal itu, orang tua korban yang merasa tak terima lantas melaporkan IS ke Polres Wonogiri. Selanjutnya, IS berhasil diamankan dan digelandang ke Mapolres Wonogiri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa pakaian dalam wanita, baju lengan panjang warna merah marun, celana jeans pendek dan dua buah handphone.

Atas tindakannya, pelaku disangkakan melanggar pasal 81 Undang-undang RI nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak.