Tiga Tahun Tak Capai Target, Lebaran 2018 Pendapatan Giri Manik Melonjak Tajam
Wisata

Tiga Tahun Tak Capai Target, Lebaran 2018 Pendapatan Giri Manik Melonjak Tajam

Wonogiri, (wonogiri.sorot.co) -- Sempat 3 tahun tak capai target selama libur Lebaran, obyek wisata air terjun Giri Manik, yang terletak di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo tahun ini mengalami perubahan yang cukup fantastis. Pasalnya, air terjun ini mampu memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga puluhan juta rupiah.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dispora), Fredy Sasono menyampaikan bahwa capaian selama liburan Lebaran tahun 2018 ini berhasil mendapatkan Rp 43 juta. Jika dibandingkan dengan 3 tahun sebelumnya, pengelola obyek wisata Giri Manik hanya mampu memberikan Rp 5 juta di tahun 2015, Rp 6 juta pada tahun 2016 dan Rp 5 juta ditahun 2017.

"Kalau dibanding 3 tahun berikutnya, tahun ini Giri Manik mendapatkan 6 kali lipat dibanding sebelumnya," jelasnya, Minggu (01/07/2018).

Menurut dia, terjadinya peningkatan pendapatan berkali lipat ini dikarenakan beberapa aspek, diantaranya akses jalan menuju obyek wisata Giri Manik sudah bagus. Selanjutnya juga ada penambahan beberapa wahana di obyek wisata, serta murahnya tiket masuk. 

"Wisata ini terlihat lebih ramai, dibanding wisata lain di sekitarnya," terangnya.

Berbeda dengan pendapatan wisata di Pantai Sembukan dan Museum Karst yang mengalami penurunan. Dimana masing-masing menyumbangkan PAD mencapai Rp 22 juta dan Rp 24 juta pada libur Lebaran kemarin.

Penurunan yang terjadi di Museum Karst karena situasi pasca bencana banjir yang menerjang Kecamatan Praci pada tahun 2017,” ungkap Fredy.