Sebutkan Gejala TBC dan Urologi, Berikut Saran Dokter
Gaya Hidup

Sebutkan Gejala TBC dan Urologi, Berikut Saran Dokter

Tirtomoyo,(wonogiri.sorot.co)--Sejumlah dokter dari RSUD Soediran Mangun Sumarso Wonogiri memberikan pengetahuan tentang bahaya penyakit tubercolosis (TBC) dan urologi. Kegiatan ini digelar di Balai Desa Sukoharjo, Tirtomoyo, Selasa (31/07/2010), yang dihadiri ratusan warga.

Diterangkan oleh dr. Lilik Triasmoro, Dokter RSUD Soediran Mangun Sumarso Wonogiri bahwa TBC merupakan penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman Mycobakterium Tubercolosis. Cara penularan penyakit TBC melalui kuman yang bertebangan di udara masuk ke dalam tubuh manusia melalui pernafasan kemudian masuk ke paru-paru. Setelah itu masuk ke sistem peredaran darah dan menyebar kebagian tubuh lainnya.

Gejala utama yang dirasakan adalah batuk terus-menerus dan berdahak selama tiga minggu atau lebih, gejala yang lain berupa dahak bercampur darah, batuk berdahak, badan lemah, nafsu makan menurun, berat badan turun, berkeringat malam walaupun tanpa kegiatan, demam meriang lebih dari sebulan.

Pencegahan penularan untuk penderita TB dengan minum obat secara teratur, menutup mulut saat bersin dan batuk, tidak meludah sembarang tempat, jemur tempat tidur bekas penderita secara teratur dan buka jendela rumah lebar-lebar agar udara masuk dan sinar matahari dapat masuk.

"Untuk mengetahui TBC secara tepat sekarang ada Tes Cepat Molekuler (TCM) yaitu pemeriksaan baru untuk tuberkulosis yang dapat mendiagnosa penyakit dan mendeteksi bentuk tahan obat/resisten obat dalam waktu kurang dari dua jam dan lebih akurat," jelasnya, Selasa (31/07/2018).

Sedangkan dr. Andri Kusuma Harmaya, yang juga dari RSUD Soediran Mangun Sumarso Wonogiri menyampaikan, urologi mengenai batu saluran kemih, disampaikan apabila sering merasakan nyeri pinggang dan nyeri saat atau bahkan kencing darah harus diwaspadai dan disarankan untuk segera melakukan pengecekan kesehatan, karena bisa terkena masalah batu saluran kencing. 

"Apabila sudah dinyatakan terkena batu saluran kencing untuk pengobatan bisa dengan terapi obat pereda nyeri (paracetamol), sapasmolitik, alfa blocker dan yang paling penting perbanyak minum air putih," terangnya.