GTT dan PTT Lakukan Aksi Mogok Massal Tuntut Kenaikan Status
Peristiwa

GTT dan PTT Lakukan Aksi Mogok Massal Tuntut Kenaikan Status

Wonogiri,(wonogiri.sorot.co)--Seluruh Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan Guru Tidak Tetap (GTT) Kabupaten Wonogiri, bakal melakukan mogok massal kegiatan belajar mengajar maupun pelayanan masyarat dalam bidang pendidikan. Hal itu berkaitan dengan tuntutan mereka untuk menaikan status mereka.

Aksi ini serempak dilakukan di Kabupaten Wonogiri, dimulai Senin (08/10) hingga Rabu (31/10) mendatang. Mogok massal dimaksudkan untuk menuntut hak dan janji pemerintah dalam menangani permasalahan yang berkaitan dengan GTT dan PTT.

Koordinator Front Pembela Honorer Indonesia (FPHI) Kecamatan Ngadirojo, Eni Nurcahyaningsih, mengungkapkan kegiatan ini merupakan aksi mogok nasional yang di instruksikan oleh FPHI Pusat dengan maksud untuk menuntut hak dan janji Presiden Republik Indonesia.

"Instruksi dari pusat, sebenarnya mulai tanggal 15 Oktober nanti, namun untuk Kabupaten Wonogiri dimulai sejak hari ini Senin (08/10) hingga (31/10) mendatang," ungkapnya.

Dikatakan, aksi ini menuntut 3 poin yang diantaranya mencabut Permenpan No. 36 tahun 2018 serta menghentikan rekrutmen CPNS tahun 2018. Mereka juga mendesak Presiden Republik Indonesia untuk menyelesaikan permasalahan pendidik dan tenaga kependidikan (GTT, PTT, Tenaga Pendidikan lainnya, TU, OPS, penjaga, dan Pustakawan) yang sudah lama mengabdi di sekolah negeri agar diakui negara ditingkatkan statusnya menjadi ASN. 

"Semoga dengan aksi ini, tuntutan kami dapat terealisasi oleh pemerintah," jelasnya.