Guru Tidak Tetap Cuti Bersama, Polisi Bantu Mengajar di Sekolah
Pendidikan

Guru Tidak Tetap Cuti Bersama, Polisi Bantu Mengajar di Sekolah

Bulukerto,(wonogiri.sorot.co)--Aksi cuti bersama yang dilakukan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kabupaten Wonogiri, terhitung sejak Senin (08/10) hingga (31/10) mendatang menyisakan polemik tersendiri bagi sekolahan. Kegiatan belajar mengajar maupun pelayanan masyarakat di sekolah-sekolah negeri terganggu akibat aksi cuti bersama yang dimaksudkan menuntut kenaikan status para GTT dan PTT.

Mendapati hal tersebut, Kapolsek Bulukerto, AKP Kukuh Wiyono  bersama Kasi Humas Aiptu Sriyianto melaksanakan sambang ke SDN 2 Soko yang terletak di Desa Ngaglik, Kecamatan Bulukerto, Selasa (08/10/2018). Dalam kesempatan kali ini, Kapolsek beserta Kasi Humas diberikan kesempatan oleh kepala sekolah membantu mengajar di dalam kelas. Selain mengajar, anggota Polri memberikan bimbingan dan motivasi terhadap para siswa dalam belajar,  juga mengimbau tentang kenakalan remaja, pelecehan seksual, serta mengajak siswa siswi untuk selalu taat beribadah.

"Kami hadir disini, untuk membatu proses kegiatan belajar mengajar, selaras dengan dengan adanya cuti bersama," ujar Kapolsek.

Sementara, dijelaskan oleh Kepala Sekolah, Sarsono, aksi mogok massal menjadikan proses belajar mengajar terganggu. Di sekolahnya, ada 9 guru pengajar , dimana 6 orang diantaranya merupakan guru bantu atau honorer yang sedang cuti. 

"Saat ini para siswa siswi hanya diberikan materi untuk dikerjakan sendiri dikarenakan hanya ada 3 guru itu pun dibagi menjadi 2 kelas setiap guru, menjadikan kurang efektif dalam proses belajar mengajar," ungkapnya, Selasa (08/10/2018).