Aksi Mogok Kerja Guru Tidak Tetap Diakhiri Lebih Awal
Peristiwa

Aksi Mogok Kerja Guru Tidak Tetap Diakhiri Lebih Awal

Wonogiri,(wonogiri.sorot.co)--Aksi mogok kerja serempak yang dilakukan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kabupaten Wonogiri dalam rangka menuntut kenaikan status terpaksa disudahi lebih awal.

Koordinator Koordinator Front Pembela Honorer Indonesia (FPHI) Kecamatan Ngadirojo, Eni Nurcahyaningsih, mengungkapkan aksi cuti massal yang dijadwalkan akan dilaksanakan selama 21 hari, diakhiri Rabu (10/08).

"Mulai hari ini kegiatan belajar mengajar, maupun pelayanan masyarakat dalam sektor pendidikan sudah kembali berjalan normal," ungkapnya, Rabu (10/08/2018).

Diselesaikannya lebih cepat aksi mogok kerja dari jadwal yang sudah ditentukan dikarenakan sudah ada tanggapan langsung dari pemerintah pusat dengan diadakannya audiensi dengan Irjen Pol Sunarko, Masrul Latif, Dirjen GTK Rohmad Slamet, dan Kepala LPMP Jateng Hermanto difasiltasi oleh jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Wonogiri.  

"Jadi saat ini, aspirasi dari GTT dan PTT Kabupaten Wonogiri sudah diterima dan akan dibahas lebih lanjut ditingkat atas," jelasnya.

Seperti diinformasikan sebelumnya, aksi mogok kerja yang dilakukan GTT dan PTT di Kabupaten Wonogiri menuntut 3 poin, yang meliputi mencabut Permenpan No. 36 tahun 2018 serta menghentikan rekrutmen CPNS tahun 2018. Mereka juga mendesak Presiden Republik Indonesia untuk menyelesaikan permasalahan pendidik dan tenaga kependidikan (GTT, PTT, Tenaga Pendidikan lainnya, TU, OPS, penjaga, dan Pustakawan) yang sudah lama mengabdi di sekolah negeri agar diakui negara ditingkatkan statusnya menjadi ASN.