Senggolan Saat Konser Dangdut, Seorang Remaja Dikeroyok
Hukum & Kriminal

Senggolan Saat Konser Dangdut, Seorang Remaja Dikeroyok

Wuryantoro,(wonogiri.sorot.co)--Usai senggolan saat menyaksikan hiburan musik dangdut, sekelompok pemuda terlibat pemukulan pada Selasa (16/10/2018) malam. Peristiwa itu terjadi di jalan raya Wuryantoro-Eromoko tepatnya di Kelurahan Mojopuro, Kecamatan Wuryantoro.

Kapolsek Wuryantoro, AKP Moch Susilo, menyampaikan, peristiwa bermula saat sejumlah masyarakat menyaksikan hiburan musik dangdut  yang diselenggarakan oleh Paguyuban Seniman Seniwati Wonogiri (Passwon) di Desa Sumberejo, Kecamatan Wuryantoro pada Selasa (16/10/2018) sekitar pukul 20.30 WIB. Lukman Hakim Kadafi (15), warga Dusun Kedungjati, RT 01/18, Desa Gumiwang Lor, Kecamatan Wuryantoro, yang saat itu ikut berjoget diduga bersenggolan dengan sekelompok pemuda.

Diduga saat ia sedang asyik berjoget dalam konser musik dangdut korban bersenggolan dengan pelaku, sehingga memancing emosi pelaku, ungkap Kapolsek, Rabu (18/10/2018).

Sekira pukul 23.30 WIB, jelas Kapolsek, korban berniat menjemput temannya Andre Prasetyo (14) di Dukuh Tetes, Desa Pucung, Kecamatan Eromoko. Di tepi jalan saat berniat menuju rumah temannya itu, ia bertemu dengan Eriko Naval (22), Gilang Ardian (18), Rika Muhamad Efendi (21) dan Danang Apriawan (20) semuanya warga Kecamatan Eromoko. Sekelompok pemuda itu diduga kesal saat konser dangdut sehingga ingin melampiaskannya. Seketika korban langsung dikeroyok dan dihujam pukulan di sekujur tubuhnya. 

"Ia yang saat itu sedang sendirian tidak bisa berbuat apa-apa saat dikeroyok," lanjutnya.

Atas peristiwa tersebut, korban mengalami luka pada lutut kiri lecet, pelipis kiri memar dan kepala belakang memar serta merasakan pusing. Orang tua korban Wasimin (53) yang tidak terima atas perbuatan pelaku, lantas melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak Polsek Wuryantoro pada Rabu (17/10/2018).

"Sekarang korban dilarikan di RSUD Soediran Mangun Sumarso untuk mendapatkan penanganan medis, dan pelaku kami amankan di Mapolsek untuk penyelidikan lebih lanjut," terangnya.