Peringati Hari Santri, Bupati Ajak Masyarakat Jaga Keutuhan NKRI
Peristiwa

Peringati Hari Santri, Bupati Ajak Masyarakat Jaga Keutuhan NKRI

Wonogiri,(wonogiri.sorot.co)--Ratusan santri dan jajaran Forkopimda melakukan apel akbar di Alun-alun Giri Krida Bakti, Senin (22/10/2018) pagi. Apel ini merupakan peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober.

Upacara peringatan Hari Santri Nasional dihadiri oleh Dandim 0728/Wonogiri, Letkol Inf M. Heri Amrulloh, Kapolres AKBP Robertho Pardede, Kajari Dody Budi Kelana, Kepala Pengadilan Negeri Muh. Istiadi,  Wakil Bupati Edi Santoso, Sekda Drs. Suharno, Ketua DPRD Setyo Sukarno, Pimpinan Ponpes Mambaul Hikmah KH Abdul Azis Mahfuf.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo yang bertindak sebagai inspektur upacara, menyampaikan peringatan Hari Santri Nasional harus dimaknai sebagai langkah memperkokoh segenap umat beragama agar saling berkontribusi mewujudkan masyarakat Indonesia yang bermartabat, berkemajuan, berkesejahteraan, berkemakmuran, dan berkeadilan.

Kalangan pesantren seperti kiai, santri dan elemen umat Islam yang belajar kepada orang-orang pesantren diharapkan dapat mencurahkan energinya dalam rangka menjaga keutuhan dan persatuan masyarakat di tengah situasi saat ini yang penuh dengan berbagai fitnah.

Resolusi jihad merupakan seruan ulama-santri yang mewajibkan setiap muslim Indonesia untuk membela kedaulatan Tanah Air dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Namun pada kenyataannya, Resolusi Jihad itu telah melebur sekat-sekat antara kelompok agamis, nasionalis, sosialis, dan seterusnya di kalangan bangsa Indonesia yang beragam latar belakang.

"Hari Santri tahun ini merupakan momentum untuk mempertegas peran santri sebagai ‘pionir perdamaian’ yang berorientasi pada spirit moderasi Islam di Indonesia," ungkapnya.

Sementara ditambahkan, dengan karakter kalangan pesantren yang moderat, toleran, dan komitmen cinta tanah air, diharapkan para santri semakin lantang untuk menyuarakan dan meneladankan hidup damai serta menekan lahirnya konflik di tengah-tengah keragaman masyarakat.

"Marilah kita tebarkan kedamaian, kapanpun, dimanapun, kepada siapapun. Selamat Hari Santri 22 Oktober 2018 bersama santri damailah negeri," terangnya.