Ditinggal Mengajar, Rumah Pak Guru Dibobol Maling
Hukum & Kriminal

Ditinggal Mengajar, Rumah Pak Guru Dibobol Maling

Slogohimo,(wonogiri.sorot.co)--Rumah Danang Sarwodi (43), di Dusun Soco RT 03/RW 03, Desa Soco, Kecamatan Slogohimo, Wonogiri, disatroni maling, Jum'at (21/2/2020). Perhiasan senilai jutaan rupiah raib digondol pelaku.

Paur Humas Polres Wonogiri Aiptu Iwan Sumarsono mewakili Kapolres AKBP Christian Tobing mengatakan, peristiwa ini diketahui oleh pemilik rumah yang saat itu baru pulang dari mengajar dan menjemput dua anaknya sekitar Pukul 10.30 WIB. Setelah sampai dirumah, korban mengetahui jendela samping sudah dalam keadaan pecah.

Saat masuk ke dalam rumah, Danang kaget melihat kamarnya dalam kondisi berantakan. Pakaian yang biasanya tersimpan di lemari, justru berserakan di lantai.

"Setelah dicek di dalam ruangan dan di kamar-kamar sudah dalam keadaan acak-acakan dan lemari dalam keadaan terbuka," terangnya Sabtu (29/2/2020).

Mengetahui almarinya sudah terbuka, ia langsung mengecek perhiasan dan surat-surat berharga. 

"Saat dicek, perhiasan dan surat-surat berharga sudah hilang," imbuhnya.

Sementara barang-barang yang diambil pelaku yakni, dua perhiasan emas cincin sekira 4,4 gram, satu perhiasan emas cincin akik sekira 4 gram beserta surat pembelian, perhiasan emas giwang sepasang seharga Rp 3 juta, satu perhiasan emas gelang sekira 6 gram beserta surat penjualan.

Selain itu, satu dompet warna coklat berisi dua KTP atas nama kedua orang tua korban, Sukadiyatmo dan Sukasmi, satu lembar STNK Honda Beat AD 6934 QI, SIM A dan C, kartu ATM BRI, kartu ATM Bank Mandiri, dan satu ekor burung perkutut.

"Kerugian ditaksir sekira Rp 12,5 juta," paparnya.

Diduga kuat, pelaku memanfaatkan barang perkakas di sekitar rumah korban untuk merusak kaca jendela. Selain itu, tersangka juga memanfaatkan jalan untuk keluar dari lubang kaca jendela yang dirusak, mengingat seluruh pintu dan jendela dalam keadaan terkunci semua.

Atas kejadian itu, tersangka langsung melapor ke Polsek Slogohimo. Sedangkan barang-barang bukti yang diamankan di tempat kejadian perkara (TKP) yakni pecahan kaca-kaca jendela yang telah diinditifksi jejas sidik jarinya, dua surat perhiasaan, satu buah sangkar burung perkutut, satu buah obeng, satu buah palu, satu buah cangkul.