Aksi Unjuk Rasa di Wonogiri, Polisi Himbau Protokol Kesehatan
Peristiwa

Aksi Unjuk Rasa di Wonogiri, Polisi Himbau Protokol Kesehatan

Wonogiri,(wonogiri.sorot.co)--Puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Wonogiri Cinta Damai menggelar aksi penolakan Habib Rizieq Shihab, Senin (30/11/2020). Aksi yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dilakukan di seputaran patung Soekarno, Alun-alun Giri Krida Bhakti Wonogiri.

Koordinator lapangan (korlap) aksi, Azam Nurcholis mengatakan, aksi yang digelar ini sebagai tindakan nyata untuk menolak Imam Besar Habib Rizieq Shihab datang ke Wonogiri maupun ke Jawa Tengah. Menurutnya apabila hal itu terjadi, maka bisa mendatangkan kerumunan massa di kabupaten gaplek tersebut.

Dalam orasinya, ia menyampaikan beberapa tuntutan, yakni menolak segala tindakan anarkisme, baik melalui media, ucapan, tindakan yang di mungkinkan oleh seorang tokoh di Kabupaten Wonogiri.

"Apabila warga Wonogiri terjadi perpecahan, kami siap menjadi garda terdepan, untuk mengantisipasi supaya hal itu tidak terjadi," katanya.

Ditengah-tengah aksi damai, Kabag Ops Kompol Agus Pamungkas dan Kasat Sabhara AKP Sugihantoro mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing, menghimbau agar dimasa Covid-19 ini tidak ada aksi kerumunan masa dalam bentuk apapun dan tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker serta mencuci tangan. 

"Kami himbau para pengunjuk rasa untuk membubarkan diri segera dan kembali ke rumah masing-masing dan tetap mematuhi protokol kesehatan," ucap Agus.

Ia juga menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak melakukan unjuk rasa di tengah pandemi Covid-19. Hal ini juga sesuai dengan maklumat Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).

"Kami sampaikan ke aliansi untuk tidak melaksanakan unjuk rasa," katanya.