Tebang Pohon Milik Perhutani, Empat Warga Tirtomoyo Digelandang ke Polres
Hukum & Kriminal

Tebang Pohon Milik Perhutani, Empat Warga Tirtomoyo Digelandang ke Polres

Wonogiri,(wonogiri.sorot.co)--Empat pelaku tindak pidana ilegal loging berhasil diamankan Satreskrim Polres Wonogiri. Keterangan tersebut disampaikan oleh Kapolres Wonogiri, AKBP Christian Tobing saat konferensi pers akhir tahun di halaman Mapolres Wonogiri, Kamis (31/12/2020).

Kapolres mengatakan, para tersangka diamankan pada (24/12/2020) sekitar pukul 05.30 WIB di Dusun Sendangrejo, Desa Gondangsari, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri. Empat tersangka ini yakni berinisial DBP alias Tugimin, SE alias Wawan, H alias Dikarso, SU alias Sumanto. Keempat pelaku berasal dari Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

"Modus operandinya menebang kayu hutan jenis sonokeling dari kawasan hutan milik Perhutani, kemudian dijual secara ilegal, dari keterangannya sudah melakukan sebanyak enam kali," katanya.

Kapolres menjelaskan, semula petugas mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada kegiatan pengangkutan kayu hutan yang diduga diambil dari kawasan milik Perhutani. Kemudian anggota piket reskrim yang dipimpin oleh Kanit II Tipidter Sat Reskrim Polres Wonogiri mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan. 

Saat itu juga petugas mendapati pelaku sedang mengangkut kayu hutan tanpa dilengkapi dengan surat-surat keabsahan. Terkait ada atau tidaknya peran orang dalam pada kasus ini, Kapolres mengungkapkan masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dilapangan.

"Kita lakukan penangkapan pada saat sedang diangkut dijalan, untuk wilayah hutannya ada di wilayah Tirtomoyo tapi untuk daerah penebangan nya berpindah-pindah," jelasnya.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti, yakni 1 unit truk Mitsubishi, 55 potong kayu hutan jenis sonokeling dan satu buah gergaji tangan serta uang tunai sebanyak Rp 1,8 juta.

"Empat pelaku ini satu kelompok yang sama-sama melakukan penebangan kayu hutan tanpa ijin," ucapnya.

Kapolres menyampaikan, keempat tersangka terbukti melanggar pasal 82 ayat (1) huruf b Jo pasal 12 huruf b atau pasal 82 ayat (2) atau pasal 87 huruf b jo pasal 12 huruf i UURI No. 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan hutan. Dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun kurungan. Sementara untuk kerugian yang ditanggung negara mencapai Rp 150 juta.