Sempat Jadi DPO, Pelaku Kasus Pemerkosaan Bocah Akhirnya Ditangkap
Hukum & Kriminal

Sempat Jadi DPO, Pelaku Kasus Pemerkosaan Bocah Akhirnya Ditangkap

Wonogiri,(wonogiri.sorot.co)--Kasus pemerkosaan anak di bawah umur berinisial SN (17) warga Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri pada tahun 2019 lalu masih terus berlanjut. Kini polisi telah menangkap satu tersangka tambahan berinisial G (51) warga Desa Pondoksari, Kecamatan Nguntoronadi, Wonogiri.

Kapolres Polres Wonogiri, AKBP Christian Tobing mengatakan, pelaku sempat masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan baru tertangkap pada tahun 2020.

"Pelaku melakukan perbuatan asusila pada tahun 2018 lalu. Dia masuk dalam DPO," katanya, Kamis (31/12/2020).

Saat kasus ini meledak pada tahun 2019 lalu, pelaku sempat melarikan diri ke luar kota. Sehingga, dari lima orang yang ditetapkan sebagai tersangka, hanya pelaku G yang belum tertangkap. Padahal, empat pelaku lainnya sudah ditangkap dan divonis oleh Pengadilan Negeri Wonogiri. 

"Pelaku sempat kabur ke luar kota, dan sempat berpindah-pindah. Saat pelaku kembali ke rumahnya, kami langsung menangkap pelaku," ucapnya.

Saat ditangkap, pelaku mengakui perbuatannya telah memperkosa korban sebanyak satu kali. Dengan modus bujuk rayu lalu dikasih uang Rp 90 ribu.

"Modus dengan mengiming-imingi uang sebesar Rp 90 ribu. Kemudian pelaku menyetubuhi korban di gubuk pematang sawah," terangnya.

Akibat perbuatan kelima tersangka, korban akhirnya hamil, dan pihak keluarga membawa kasus ini keranah hukum. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti pakaian dan sepeda motor.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam Pasal 81 Undang-Undang Republik Indonesia No 17 Tahun 2016 perubahan kedua atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun.