Bencana Alam Melanda Dua Kecamatan di Wonogiri
Peristiwa

Bencana Alam Melanda Dua Kecamatan di Wonogiri

Wonogiri,(wonogiri.sorot.co)--Bencana alam kembali terjadi di wilayah Kabupaten Wonogiri, Selasa (16/2/2021). Bencana alam ini yakni, angin kencang, banjir, bahkan tanah longsor.

Menurut informasi dari Kepala BPBD Wonogiri Bambang Haryanto, peristiwa tersebut terjadi mulai pukul 16.30-20.30 WIB. Terdapat dua kecamatan yang terdampak, yakni Kecamatan Wonogiri dan Kecamatan Purwantoro.

"Sebelum kejadian, dua kecamatan dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dengan durasi lebih dari satu jam disertai angin kencang," terangnya.

Bambang menjelaskan, di Kelurahan Giripurwo Linkungan Kerdukepik RT 001/RW 002, angin kencang mengakibatkan sebuah pohon jati tumbang. Akibatnya atap rumah milik warga setempat Nunung rusak lantaran tertimpa pohon tersebut. 

Selain itu, sebuah tebing di wilayah Lingkungan Jetis, Kelurahan Wuryorejo, Wonogiri, mengalami longsor.

"Tebing tanah longsor berdampak JLK (Jalan Lingkar Kota) tertimbun longsoran tanah dan batuan lebih dari setengah jalan sehingga mengakibatkan mobilitas kendaraan terganggu," jelasnya.

Dilanjutkan Bambang, untuk arus lalu lintas di JLK, sementara dialihkan. Hal ini mengingat kondisi tebing yang labil dan dimungkinkan masih terjadi longsor susulan.

Sementara di Kecamatan Purwantoro, banjir melanda masyarakat di wilayah Dusun Wates Wetan RT 002/RW 06, Desa Bangsri.

"Bencana alam banjir disebabkan luapan sungai," ucapnya.

Akibat dari luapan sungai tersebut, sedikitnya ada lima rumah warga tergenang air dengan ketinggian sekitar 20-40 cm dan 23 jiwa menjadi korban banjir ini. Diantarnya rumah milik Kasmin, Amin, Marmin, Parno dan Gomin.

"Kondisi surut sekitar dua jam," ujarnya.

Bambang menambahkan, mengingat pasca kejadian masih terjadi hujan, sehingga upaya pemulihan lanjutan dilaksanakan pagi ini. Proses penanganan pemulihan sendiri dilakukan oleh masyarakat setempat dan dibantu sejumlah relawan.

"Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Untuk taksir kerugian dan pendataan lanjutan yang terdampak masih dalam proses perhitungan dan kajian tim," tandasnya.