Datangi PT RUM, Bupati Wonogiri Minta Penjelasan Perkembangan Penanganan Limbah
Peristiwa

Datangi PT RUM, Bupati Wonogiri Minta Penjelasan Perkembangan Penanganan Limbah

Wonogiri,(wonogiri.sorot.co)--Belum lama ini Bupati Wonogiri, Joko Sutopo mendatangi pabrik PT RUM yang terletak di Nguter, Kabupaten Sukoharjo pada Rabu (27/11/2019). Kedatangan orang nomor wahid di Wonogiri ke pabrik untuk meminta tanggapan keseriusan dari PT RUM dalam mengatasi dampak limbah.

Pria yang sering disapa Jekek tersebut mengatakan, kedatangannya ke PT RUM ini lantaran agar manajemen PT RUM bisa menjelaskan secara kongkrit mengenai keseriusan mereka dalam menangani dampak limbahnya.

Ia mengungkapkan, keseriusan dalam menangani bau limbah yang disampaikan kepada masyarakat ini merupakan sebuah bentuk penghormatan bagi masyarakat Wonogiri yang selama ini mengeluhkan bau limbah dari PT RUM.

Karena selama mediasi antara Pemkab Wonogiri dengan manajemen PT RUM, pihak PT RUM hanya menjelaskan hal teknis dengan bahasa yang sulit dipahami oleh masyarakat.

"Cara pandang teknis dan sosial harus ada konektifitas yang tepat. Kalau PT RUM baru melakukan perbaikan, ya sampaikan kepada kami, tetapi disampaikan dengan pemahaman sosial, karena masyarakat kita hidrogen bicaranya teknis, masyarakat pusing, dan kenyataanya masih bau," ucapnya Jumat (29/11/2019).

Kendati demikian, ia juga memahami jika PT RUM ada upaya dalam melakukan perbaikan dalam mengatasi dampak limbahnya kepada masyarakat. Akan tetapi, perbaikan ini harus ada time schedule yang harus dipaparkan kepada masyarakat. Hal ini agar masyarakat bisa mengetahui upaya-upaya yang telah dilakukan PT RUM. 

"Jika dijanjikan selesai dalam akhir tahun misalnya, lalu diskusi yang kedua adalah kalau gak selesai bagaimana. Jadi semua pihak dihadapkan pada suatu kondisi dimana kondisi ini menjadi pertanggunjawaban dimana kita melakukan inisiasi pengawasan," imbuhnya.

Selain itu, ia juga meminta penjelasan secara teknis, dengan melibatkan pihak-pihak yang bertanggung jawab dan kompenten.

"Jangan hanya mendelegasikan pihak yang tidak punya otoritas, emang kita rapat RT. Masalah ini sudah krusial, makanya perlu langkah yang terstruktur dan konkrit," terangnya.

Hal tersebut perlu disampaikan agar fungsi pemerintah sebagai pelindung masyarakat bisa berjalan.

"Kami meminta materi itu, jika sudah siap silahkan disampaikan ke Pemkab Wonogiri dan dinas terkait, yang nanti kami mengundang masyarakat kami, kemudian kita lakukan mediasi kembali," tandasnya.