Gelapkan Dana Nasabah Miliaran Rupiah, Sebagian Dipakai ke Dukun untuk Cari Jimat
Hukum & Kriminal

Gelapkan Dana Nasabah Miliaran Rupiah, Sebagian Dipakai ke Dukun untuk Cari Jimat

Wonogiri,(wonogiri.sorot.co)--Hasil dari penggelapan uang biasanya digunakan untuk berfoya-foya atau membeli barang-barang berharga seperti perhiasan mobil bahkan tanah. Namun hal ini berbeda, tersangka kasus penggelapan uang nasabah yang dilakukan oleh pegawai BKK Eromoko, GR (37) warga Sumber, Puloharjo, Eromoko tersebut justru digunakan untuk hal-hal yang mistis.

Menurut keterangan dari Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Wonogiri, Ismu Armanda Suryono, tersangka menggunakan uang tersebut untuk pergi ke dukun mencari jimat. Bahkan nominal yang diserahkan ke dukun mencapai ratusan juta rupiah.

"Dari keterangan pelaku, uang tersebut ia gunakan untuk penggandaan uang di dukun," katanya saat ditemui di kantornya, Selasa (14/1/2020).

Selain itu, uang tersebut juga digunakan tersangka untuk memutarkan uangnya, bilamana terdapat nasabah yang ingin melakukan penarikan. 

"Jadi uang itu diputarkan pelaku sendiri untuk gali tutup lubang," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, tersangka menggelapkan uang nasabah berjumlah Rp 2,7 miliar. Uang yang disalahgunakan tersebut merupakan milik 28 nasabah yang terpecah menjadi 45 rekening.

Pelaku terancam pasal berlapis yakni Undang-undang Tipikor Pasal 2 juncto Pasal 3 juncto Pasal 8, dan juncto Pasal 18 UU No. 20/2001 perubahan atas UU No. 31/1999 tentang penyalahgunaan jabatan dengan ancaman diatas lima tahun penjara.

Sementara saat berita ini diturunkan, tersangka sudah ditahan mulai Senin (13/1/2020) kemarin di Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Wonogiri.