Kompak Nyolong di Tempat Kerja, Dua Karyawan Dibekuk Polisi
Hukum & Kriminal

Kompak Nyolong di Tempat Kerja, Dua Karyawan Dibekuk Polisi

Wonogiri, (wonogiri.sorot.co)--Bukannya bekerja dengan baik dan menjaga aset perusahaan. Dua orang karyawan pabrik kertas berada di Dusun Timang Kulon, Desa Wonokerto, Kecamatan Wonogiri malah menggondol barang perusahaan tempat mereka bekerja.

Dua orang karyawan tersebut yakni DN (33) warga Dusun Beji, Desa Beji, Kecamatan Nguntoronadi dan REP (36) warga Dusun Setro, Desa Wonoharjo, Kecamatan Wonogiri. Alhasil mereka harus meringkuk di balik sel jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kejadian ini bermula saat Andreas Setyo Nugroho (31) pada tanggal 23 Desember 2019 sekitar pukul 09.00 WIB, melakukan kontrol di salah satu gudang pabrik. Saat mengontrol saksi mendapati kabel listrik dengan panjang 20 meter yang berada di gudang itu sudah terpotong

Mendapati hal itu, Andreas langsung melapor ke manager PT dan langsung melakukan pengecekan. Saat dilakukan pengecekan, ternyata banyak barang milik pabrik hilang. Barang-barang tersebut yakni 158 buah gelas lubligasi oli, bisbar, kabel listrik 20 meter dan tubing tembaga dengan total kerugian mencapai Rp 150 juta.

"Mulai kapan hilangnya barang tersebut tidak diketahui karena selama ini tidak dilakukan pengecekan," kata Paur Humas Polres Wonogiri Aiptu Iwan Sumarsono mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Christian Tobing, Selasa (28/1/2020).

Merasa menjadi korban pencurian, pihak perusahaan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wonogiri Kota. Mendapati laporan itu, tim opsnal Reskrim Polsek Wonogiri Kota langsung menuju ke lokasi untuk melakukan tempat kejadian perkara (TKP). 

Setelah dilakukan interogasi terhadap saksi-saksi, dan olah TKP serta dilakukan penyelidikan, Unit Reskrim Polsek Wonogiri Kota dan Resmob Polres Wonogiri berhasil menangkap DN di rumah saudaranya di wilayah Indramayu pada hari Sabtu (25/1/2020). Setelah dilakukan pengembangan, petugas berhasil menangkap REP di rumahnya.

Selain mengamankan kedua pelaku, petugas juga mengamankan beberapa barang bukti yakni satu buah gelas lubligasi oli, dua buah obeng, potongan bisbar, beberapa buah mur atau skrup dan satu unit sepeda motor Honda Supra Nopol AD 2022 NG.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku terancam dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.