Nelayan Relakan WiFi Rumahnya Dipakai Siswa Demi Tugas Online
Peristiwa

Nelayan Relakan WiFi Rumahnya Dipakai Siswa Demi Tugas Online

Wonogiri,(wonogiri.sorot.co)--Meningkatnya penyebaran virus Corona atau Covid-19 membuat banyak sekolah diliburkan dan memaksa siswanya untuk belajar dari rumah melalui sistem daring.

Namun tak semua siswa beruntung untuk mendapatkan kuota internet, khususnya mereka yang tempat tinggalnya di daerah pegunungan yang susah sinyal atau kondisi ekonomi yang kurang mendukung.

Akan tetapi mereka bisa sedikit bernafas lega lantaran salah seorang nelayan bernama Sugiyanto (40) merelakan jaringan internet wifi di rumahnya di Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri untuk dipakai siswa mengerjakan tugas selama Pandemi Corona.

Pria yang akrab disapa Sugi tersebut melakukan hal itu awalnya secara tidak sengaja. Semula pintu rumahnya terbuka dan mendapati tiga remaja laki-laki duduk di teras rumahnya dengan memegang ponsel masing-masing. Saat itu ia bertanya dengan ketiganya. Mereka menjawab sedang melakukan ujian sekolah online dan meminta ijin untuk memakai WiFi miliknya.

Seketika itu ia tergugah, Sugi lantas mempersilahkan masuk ke rumahnya dan menyiapkan tiga buah kursi di ruang tamunya dengan letak jarak satu meter.

"Awalnya sedikit, mungkin dari mulut ke mulut jadi tambah banyak, ya sudah saya sediakan kursi sekalian tempat cuci tangan dan masker," katanya, Selasa (07/4/2020).

Lantaran semakin banyak, Sugi merubah ruang tamunya layaknya sebuah kelas. Selain memfasilitasi jaringan internet, Sugi juga menyediakan kursi yang ia pinjam dari kumpulan RT lalu ia tata dengan posisi duduk berjarak satu meter. 

Ia pun memaklumi kondisi seperti ini bakal melanda dunia pendidikan, khususnya siswa yang akan mengikuti ujian sekolah.

"Belasan siswa ada, dari mana saja ada yang dari SD SMP SMA paket C, bahkan ada juga guru yang mau ngirim tugas ke sini karena dirumahnya sinyalnya sulit," imbuhnya.

Kondisi ini mulai terjadi sejak ujian sekolah siswa SMK. Sementara rata-rata mereka beraktivitas menggunakan internet yakni pukul 08.00 - 11.00 WIB.

Menurutnya, kemungkinan banyak anak yang tak beruntung mendapatkan akses Internet selama masa belajar di rumah akibat wabah Covid-19 di Wonogiri. Sehingga ia tak bisa membayangkan betapa bingungnya mereka karena tak mampu mengakses internet, seperti anak-anak di wilayah pelosok yang tak terjangkau sinyal.