Ratusan Miliar Siap Tangani Covid-19, Pembangunan Insfratruktur di Wonogiri Terganggu
Pemerintahan

Ratusan Miliar Siap Tangani Covid-19, Pembangunan Insfratruktur di Wonogiri Terganggu

Wonogiri,(wonogiri.sorot.co)--Pemerintah Kabupaten Wonogiri telah menganggarkan dana untuk penanganan Covid-19 mencapai Rp 110 miliar.

Disampaikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Wonogiri, Joko Sutopo, anggaran tersebut diambil dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Insentif Daerah (DID).

Hal itu berdampak pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) daerah tahun 2019 untuk 2020 terganggu. Dalam hal ini tertuang pada Perpu nomor 1 tahun 2020, seluruh kegiatan daerah ditarik untuk penanganan Covid-19.

"Resiko terburuknya, tahun ini tidak ada pembangunan insfratruktur dan peningkatan program, semua kita tarik ke dana tak terduga," terangnya, Kamis (09/4/2020).

Pria yang akrab disapa Jekek tersebut menjelaskan, program yang belum terselenggara ditahun 2020 akan di akselerasikan dengan kemampuan anggaran daerah. 

"Nanti akan kita lanjutkan untuk pembangunan yang berkesinambungan. Tidak bisa dong, program tahun 2020 belum terlaksana, kita ajukan program baru untuk 2021, nanti amanat dari institusi tidak terpenuhi," bebernya.

Menurutnya, Covid-19 ini membutuh penanganan dan kebijakan khusus. Selain itu membutuhkan sinergitas untuk menyiapkan kesiapsiagaan agar Kabupaten Wonogiri bisa lebih cepat dari daerah lain.

Sehingga seluruh perencanaan program kegiatan yang akan dilaksanakan ditahun 2020 praktis tidak bisa selenggarakan. Hal tersebutlah yang mendasari Pemkab Wonogiri sudah bisa mengalokasikan anggaran mencapai Rp 110 miliar untuk recovery dampak virus corona.

Jekek menambahkan, dampak Corona ini sangat berimbas pada perekonomian. Sehingga target Pemkab Wonogiri untuk menekan angka kemiskinan menjadi terganggu. Sementara saat ini, Kabupaten Wonogiri berada diperingkat lima se-Solo Raya dalam angka jumlah kemiskinan, dibawah Solo, Sukoharjo, Boyolali, dan Karanganyar.

"Jika tidak ada covid-19 ini, saya yakin angka kemiskinan kita diangka 9 persen bisa terpenuhi," tandasnya.