Hasil Lab Dinyatakan Negatif Covid-19, Pemudik Asal Slogohimo Meninggal Dunia
Peristiwa

Hasil Lab Dinyatakan Negatif Covid-19, Pemudik Asal Slogohimo Meninggal Dunia

Wonogiri,(wonogiri.sorot.co)--Tn AS (30) warga Kecamatan Slogohimo meninggal dunia pada Sabtu (30/5/2020) malam setelah menjalani perawatan beberapa hari di ruang isolasi di salah satu rumah sakit di daerah Wonogiri. Proses pemakaman dilakukan petugas lengkap dengan alat pelindung diri (APD).

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo yang juga menjabat sebagai Bupati Wonogiri, Joko Sutopo mengatakan, AS meninggal sekitar pukul 21.00 WIB.

"Dia pemudik transmisi dari Jakarta," katanya usai acara penyambutan pasien sembuh di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Minggu (31/5/2020).

Semulai AS berstatus sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan mulai menjalani perawatan di rumah sakit pada tanggal 18 April 2020. Lalu ia melakukan pemeriksaan Swab tes dan hasilnya menunjukkan positif Covid-19. Alhasil AS menjalani perawatan di ruang isolasi. 

Kemudian pada hari Senin (4/5/2020) lalu, laboratorium mengeluarkan hasil uji PCR nya dan dinyatakan negatif.

"Hasil swab tes dinyatakan negatif, tapi beliau belum diperkenankan pulang karena harus melanjutkan perawatan karena mempunyai riwayat penyakit TBC," ucapnya.

Menurutnya, penyakit yang diderita AS sudah dalam kualifikasi akut dan sudah meluas ke organ tubuh lainnya. Sehingga tim medis melakukan perawatan intensif terhadap AS.

"Jadi karena kondisi almarhum ini mempunyai penyakit kesertaan saat virus sudah dinyatakan negatif dengan perawatan yang dilakukan tim medis kami, mohon maaf kami tidak bisa memberikan hasil sesuai harapan keluarga," imbuhnya.

Meski sudah dinyatakan negatif Covid-19, namun proses pemakaman tetap dilakukan sesuai SOP jenazah Covid-19. Pasalnya yang bersangkutan sebelumnya pernah berstatus terkonfirmasi positif Corona.

"Walaupun statusnya sudah negatif maka tetap kita lakukan protokol penindakan Covid-19, agar supaya tidak menimbulkan spekulasi-spekulasi di masyarakat, tetapi dokumen klinisnya bisa dipertanggungjawabkan," tandasnya.