Dapat Laporan Palsu, Petugas Damkar Wonogiri Kena Prank
Peristiwa

Dapat Laporan Palsu, Petugas Damkar Wonogiri Kena Prank

Ngadirojo,(wonogiri.sorot.co)--Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Wonogiri mengalami aksi prank atau mendapat laporan pemalsuan berita kebakaran dari seseorang yang tidak bertanggung jawab, Minggu (7/6/2020).

Peristiwa tersebut diketahui melalui unggahan dari akun media sosial (medsos). Sehingga tak heran banyak netizen mengomentari unggahan itu dan tak tanggung-tanggung mereka mengecam tindakan yang dilakukan pelaku prank itu.

"Iya benar, anggota mendapat laporan sekitar jam 10.00 pagi," kata Kepala UPT Damkar Wonogiri, Joko Santoso saat dihubungi melalui WhatsApp.

Ia menjelaskan, semula ada orang yang telephon ke Kantor Damkar. Dalam percakapan itu, orang tersebut memberikan informasi bahwa rumahnya terbakar. Namun karena sifatnya emergensi atau mendesak, maka anggota yang berada di kantor langsung menuju ke lokasi dengan membawa satu unit mobil damkar. 

"Suaranya cowok, waktu ditanya nama dia tidak memberitahukan, hanya memberi tahu lokasi kebakaran dan minta untuk segera datang, karena api sudah membesar," terangnya

Seperti biasa, mobil damkar tersebut melaju kencang dengan menyalakan sirine seperti prosedur umumnya saat menuju ke lokasi kebakaran. Namun saat tiba di lokasi yang di laporkan si penelepon yakni di Dusun Nglogung RT 003/RW 015 Desa Kerjo Lor, Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri, anggota tidak menemukan tanda-tanda peristiwa seperti yang dilaporkan penelepon itu.

"Tiba di lokasi tanya warga dan pak RT nya, tidak ada kebakaran di lingkungannya. Sampai tanya-tanya ke wilayah tetangga juga tidak ada kebakaran," paparnya.

Atas laporan palsu itu, Joko menyayangkan tindakan yang dilakukan si penelepon. Sehingga ia menghimbau kepada warga agar tidak memberikan informasi palsu.

"Kalau ada kejadian segera menelpon kami, tapi jangan memberikan informasi palsu. Karena Damkar harus segera merespon laporan secara cepat dan layanan Damkar adalah gratis, semoga hal tersebut tidak terjadi lagi," harapnya.