Enam Residivis Dibekuk Satreskrim Polres Wonogiri
Hukum & Kriminal

Enam Residivis Dibekuk Satreskrim Polres Wonogiri

Wonogiri,(wonogiri.sorot.co)--Jajaran Satreskrim Polres Wonogiri berhasil menciduk lima orang pencuri sepeda motor dan seorang pencuri senapan angin. Ironisnya keenam tersangka ini merupakan residivis.

Para tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini terdiri dari dua kawanan yang berbeda. Kawanan pertama yakni YA (38) warga Karanganom, Kabupaten Klaten, NH (35) warga Imogiri, Bantul, dan Sy 30) warga Karangpandan, Karanganyar.

Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing mengatakan, tiga pelaku ini sudah beraksi di tujuh tempat yang berbeda, diantaranya di daerah Kecamatan Ngadirojo, Slogohimo, Giriwoyo, Purwantoro, Bulukerto, dan Wonogiri Kota. Dalam aksinya, mereka berhasil mengambil dua unit Honda Beat, dua unit Yamaha Vixion, satu unit Megapro, satu unit Honda Verza dan satu unit Honda Vario.

"Tiga tersangka ini beraksi siang dan malam hari, modusnya satu pelaku mengawasi situasi, lainnya sebagai eksekutor dengan menggunakan kunci T," katanya saat konfrensi pers di Halaman Mapolres Wonogiri, Sabtu (13/6/2020).

Berkat penyelidikan anggota, tersangka NH dan YA berhasil ditangkap di Sragen. Sementara beberapa hari kemudian menyusul Sy. Aksi pencurian ini mereka lakukan pada rentang waktu Januari-April 2020. 

Saat melakukan penangkapan, anggota tak segan-segan mengeluarkan tembakan kepada para tersangka. Hal ini lantaran mereka mencoba menyerang petugas saat akan ditangkap.

"Para pelaku ini memberikan perlawanan ketika akan ditangkap. Oleh karena itu diberi tindakan tegas dengan menembak di bagian kaki. Saat ini mereka ditahan di Mapolres Wonogiri dengan status tersangka," ujarnya.

Dari hasil curian itu, mereka jual ke salah satu penadah di Kecamatan Masaran, Sragen. Per unit motor dijual kisaran harga Rp 2 juta-Rp 2,5 juta.

"Penadah ini masih buron. Dari keterangan para tersangka hasil pencurian mereka bagi rata," ucapnya.

Sementara kawanan kedua adalah SBA 28) warga Kecamatan Jatisrono, Wonogiri dan BWP (27) asal Kecamatan Jebres, Solo. Keduanya menggasak satu unit sepeda motor Suzuki Satria FU di Lingkungan Bakalan Wetan Kecamatan Sidoharjo Wonogiri pada 6 April 2020.

Mereka beraksi pada malam hari. Modusnya, satu pelaku mengendap-endap masuk ke dalam rumah dan kemudian mengambil sepeda motor korban. Sedangkan seorang pelaku lain bersiaga di sekitar lokasi dengan sepeda motor untuk berjaga. Akibatnya, para tersangka curanmor dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan tujuh tahun penjara.

"Kelompok kedua ini berhasil tertangkap setelah terekam CCTV di sekitar TKP. SBA teridentifikasi dan ditangkap di Jatisrono, BWP berhasil ditangkap di Jebres, Surakarta bersama dengan barang bukti," paparnya.

Selain mengungkap kasus curanmor, Polres Wonogiri juga mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan. Pelakunya adalah EH (27) warga Kecamatan Giriwoyo, Wonogiri. EH mencuri dua buah senapan angin dan sebuah tas pancing milik warga Dusun Glonggong, Desa Ngancar, Giriwoyo.

Modusnya, ia berpura-pura menginap di rumah korban. Ketika dini hari, para pelaku ini menggasak barang korban yang ditaksir bernilai jutaan rupiah.

Pelaku ditangkap di Desa Bandungan, Kecamatan Bumiayu, Brebes ketika berkunjung ke bekas rumah kontrakan nenek istrinya. Para tersangka ini terancam melanggar pasal 363 ayat (1) KUHP.

"Seluruh tersangka adalah residivis, baik dari kasus yang sama ataupun berbeda. Dari keenam pelaku ini tidak ada yang dapat asimilasi beberapa waktu lalu," tandasnya.